KONSEP DASAR MANAJEMEN BIAYA
A. Kerangka Sistem
Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan yang melakukan satu atau lebih proses untuk mencapai tujuan-tujuan khusus. Pusat operasional dari sistem adalah proses, sistem menerima masukan yang diubah oleh proses menjadi keluaran yang memenuhi tujuan sistem.
B. Sistem Informasi Akuntansi
Bagian yang saling berhubungan terdiri dari : pemesanan dan penjualan, piutang yang ditagih dan penerimaan tunai, persediaan,buku besar umum, dan akuntansi biaya. Bagian yang saling berhubungan ini disebut subsistem dari SIA. Proses terdiri hal-hal seperti masuk seperti pengumpulan, pencatatan, pengikhtyisaran, dan pengelolaan data. Tujuannya adalah untuk menyediakan informasi keluaran bagi pengguna.
Sistem informasi ada dua yaitu :
1. Sistem informasi akuntansi keuangan yaitu subsistem informasi akuntansi yang terutama berhubungan dengan memproduksi keluaran untuk pengguna eksternal dan menggunakan peristiwa ekonomi yang dilakukan sebagai masukan dan proses yang memenuhi peraturan dan kesepakatan tertentu.
2. Sistem informasi manajemen biaya adalah subsistem informasi akuntansi yang terutama berhubungan dengan memproduksi keluaran untuk pengguna internal dengan menggunakan masukan dan proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan manajemen.
Tujuannya adalah untuk memberikan informasi untuk perhitungan harga pokok jasa, produk, dan objek lainnya, untuk pengambilan keputusan dan untuk perencanaan dan pengendalian.
http://kampus-online.blogspot.com/2008/06/ch1-mnj-biaya.html
Peran dan Tujuan Akuntansi Manajemen Sektor Publik
Peran utama akuntansi manajemen dalam organisasi sektor pulik adalah memberikan informasi akuntansi yang relevan dan handal kepada manajer untuk melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi. Tuntutan mengenai perlunya pengendalian atas berbagai kegiatan pemerintah, khususnya yang berimplikasi uang, dari waktu ke waktu semakin meningkat. Hal ini terjadi akibat praktik KKN di waktu yang lalu tidak saja telah mengakibatkan berkurangnya percepatan pembangunan, melainkan juga telah menimbulkan kesenjangan baik antara wilayah, sektor dan golongan serta merugikan khususnya bagi lapisan masyarakat bawah. Peran fundamental akuntansi manajemen di organisasi sektor publik adalah membantu manajer/pimpinan dengan informasi akuntansi yang dibutuhkan agar fungsi perencanaan dan pengendalian dapat dilakukan. Secara rinci, tujuan umum tersebut dapat diturunkan menjadi:
• Membantu manajemen memformulasi kebijakan organisasi.
• Membantu manajemen dalam proses perencanaan organisasi.
• Membantu manajemen dalam mengendalikan operasi/kegiatan organisasi.
http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi_Manajemen_Publik
PERAN AKUNTANSI MANAJEMEN BAGI SEKTOR PUBLIK
1. Perencanaan Strategis : akuntansi manajemen dibutuhkan sejak tahap perencanaan startegik. pada tahap perencanaan strategik, manajemen organisasi membuat alternatif-alternatif program yang dapat mendukung startegi organisasi.
2. Pemberian informasi biaya : proses penentuan biaya meliputi lima aktivitas, yaitu cost finding, cost recording, cost analyzing, strategic cost reduction, dan cost reporting.
3. Penilaian investasi : akuntansi manajemen dibutuhkan untuk menilai kelayakan informasi secara ekonomis dan finansial.
4. Penganggaran : akuntansi manajemen berperan untuk memfasilitasi terciptanya anggaran publik yang efektif.
5. Penentuan biaya layanan dan menentukan tarif pelayanan : akuntansi manajemen digunakan untuk menetukan biaya, tarif, dan subsidi bagi pelayanan publik.
6. Penilaian kinerja : akuntansi manajemen diperlukan untuk menentukan dan menyusun indikator kinerja kunci.
http://blog.beswandjarum.com/denus/2009/11/22/peran-akuntansi-manajemen-bagi-sektor-publik/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar